Mahasiswa Sekretari D3 Berbagi dalam Long Life Learner

Mahasiswi Sekretari D3 FE UNY angkatan 2014 mengadakan kegiatan Long Life Learner dengan tema “Life is about share and care” yang berarti hidup kita untuk bebagi dan saling peduli kepada sekitarnya. Latar belakang kegiatan long life learner adalah non profit. Hal ini berarti kegiatan murni untuk beramal dan berbagi tanpa mengambil keuntungan serta dilandasi dengan kesukarelaan. Adanya kegiatan ini didasari oleh tugas mata kuliah Event Organizer.

Kegiatan Long Life Learner merupakan salah satu dari empat ide kegiatan yang dipilih untuk terjun ke masyarakat. Alasan kegiatan ini dipilih adalah selain wujud dari kepedulian terhadap sesama juga sebagai sarana mempromosikan program studi agar dikenal luas oleh masyarakat. Acara kegiatan ini berisi pembelajaran kepada anak-anak bangsa yang kurang beruntung, yaitu anak-anak sekolah tingkat dasar di daerah terpencil dan sulitnya akses jangkauan dari perkotaan. Subjek dari kegiatan ini adalah seluruh murid SDN Ngaliyan dan SDN Ngargosari. Lokasi kegiatan berada di SDN Ngaliyan, desa Samigaluh kabupaten Kulonprogo. Kegiatan Long Life Learner mengajarkan kedisiplinan, kekompakan, kekujuran, ketelitian, dan melatih daya kreatif anak melalui berbagai permainan yang menyenangkan. Adanya kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan pribadi yang baik bagi setiap murid di SD tersebut.

Acara disambut baik begitu Tim Long Life Learner yang berjumlah 14 anggota menyampaikan gambaran kegiatan kepada pihak sekolah. Bahkan salah satu guru menyarankan untuk menginap di rumah miliknya. “Acaranya baik untuk dilaksanakan pada saat ini, mengingat belum pernah ada yang mengadakan sebelumnya. Pernah ada Pramuka tetapi sudah tidak lagi berjalan karena kekurangan tenaga pengajar, mbak. Apalagi anak-anak habis UAS jadi bisa buat refreshing” tutur Kepala Sekolah SDN Ngargosari kepada salah satu Tim Long Life Learner. Acara diadakan selama setengah hari yaitu pada hari Rabu, 14 Desember 2014. Mengingat kegiatan ditujukan dari kelas 1-VI SD dengan kekuatan fisik yang tidak sama maka acara hanya berlangsung selama setengah hari.

Dengan persiapan dan usaha-usaha melewati hambatan, acara berlangsung sesuai dengan yang diharapkan serta didukung oleh cuaca yang cerah di musim hujan. Selain itu berkat dukungan kerja sama tim, pihak sekolah dan kemampuan improvisasi acara berjalan dengan baik. Para murid pun antusias mengikuti kegiatan. Mereka sudah berkumpul sebelum jam acara. “Acara ini berjalan dengan baik tidak luput dari bantuan para sukarelawan baik donatur, sponsor maupun tenaga sukarela.” Ujar Kiki, ketua Tim Long Life Learner. (SY)